Fakultas Syariah dan Hukum

Info Lengkap Fakultas Syariah dan Hukum

GAGASAN UNTUK MENDIRIKAN Fakultas Syariah di Jakarta dimulai pada akhir
tahun 1966. Sebelumnya IAIN Syarif Hidayatullah telah mengelola Fakultas
Syariah di Serang, Jawa Barat. Untuk itu dilakukan persiapan-persiapan
sehingga dibentuklah suatu tim yang dipimpin langsung oleh rektor pada saat
itu, Prof. Drs. H. Soenardjo.

Karena sarana dan prasarananya belum siap dan belum memadai, maka
Fakultas Syariah Jakarta baru menerima mahasiswa mulai tahun ajaran 1968.
Untuk tahap awal pimpinan fakultas dirangkap oleh rektor dan pelaksana
hariannya adalah Drs. H. Peunoh Daly, yang merangkap sebagai ketua Jurusan
Ilmu Agama di Fakultas Ta rbiyah. Selanjutnya rektor mengangkat K.H.M. Syukri
Ghozali sebagai dekan Fakultas Syariah pertama. Fakultas Syariah Jakarta
sendiri resmi berdiri berdasarkan SK Menteri Agama No. 159 Tahun 1967.

Sepanjang sejarahnya, tokoh-tokoh yang pernah memimpin Fakultas
Syariah –semenjak konversi IAIN ke UIN menjadi Fakultas Syariah dan Hukum—
sebagai dekan adalah sebagai berikut: K.H.M. Syukri Ghozali (1968-1972), Dr.
H. Peunoh Daly (1972-1975, 1983-1986, dan 1986-1991), Drs. Amir Syarifuddin
(1975-1977 dan 1977-1979), H.A. Wasit Aulawi, MA (1979-1982 dan 1982-1983),

Drs. A. Mustadjib, MA (1991-1994), Drs. H.A. Chairuddin, SH (1994-1998), Prof.
Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH, MA (1998-2002), Prof. Dr. Hasanuddin AF, MA
(2002-2006), Prof. Dr. H. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM (2006-2010), dan
kini diamanatkan kembali untuk memimpin FSH periode 2010-2014.

VISI DAN MISI
Visi Lengkap Fakultas Syariah dan Hukum: Terwujudnya Fakultas Syariah
dan Hukum yang unggul, handal dan terdepan di Indonesia dalam pengkajian,
pengembangan, pengintegrasian, dan penerapan Ilmu Syariah, Ilmu
Muamalah (ekonomi Islam) dan Ilmu Hukum yang berorientasi pada nilai-nilai
keislaman, kemanusiaan, dan keindonesiaan pada tahun 2015.

Visi tersebut disederhanakan dalam tiga bahasa menjadi sebagai berikut: ”Unggul-Handal-Terdepan dalam bidang Ilmu-Ilmu Syariah, Ekonomi Islam, dan Hukum”.

Misi Fakultas Syariah dan Hukum adalah:
1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang integratif antara Ilmu
Syariah, Muamalah (Ekonomi Islam), dan Ilmu Hukum, baik pada tataran
teoretis maupun praktis;
2. Mengembangkan dan menerapkan ilmu syariah, ilmu muamalah (ekonomi
Islam) dan ilmu hukum yang berbasis penelitian ilmiah (research-based faculty);
3. Menghasilkan sarjana yang memiliki kompetensi keilmuan bidang ilmu
syariah, ilmu muamalah (ekonomi Islam) dan ilmu hukum;
4. Memperkuat basis akhlak Islami bagi pengembangan dan implementasi
ilmu syariah, ilmu muamalah (ekonomi Islam) dan ilmu hukum dalam
tatanan kehidupan masyarakat;
5. Membina dan mengembangkan kehidupan bermasyarakat yang
menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, kebenaran, keadilan, kejujuran, dan
kesetaraan, baik dalam percaturan nasional maupun global;
6. Menyelenggarakan manajemen modern perguruan tinggi yang berorientasi
pada kualitas, transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas;
7. Menjalin kerjasama yang konstruktif dengan lembaga-lembaga lain, baik
lembaga pemerintah maupun lembaga non-pemerintah, baik dalam
maupun luar negeri;
8. Mensosialisasikan secara terencana agenda implementasi syariah Islam
dalam konteks keindonesiaan dan kemodernan sekaligus.
Saat ini Fakultas Syariah dan Hukum memiliki lima program studi dan 12
konsentrasi, di samping program ekstensi (non-reguler) yang sedang dalam
proses passing out.